
Demam Vicky Prasetyo, atau demam vickynisasi demikian orang menyebutnya sudah melanda di seluruh lapisan masyarakat, tak peduli status
sosial masyarakatnya. Baik yang terdidik atau terpelajar ataupun yang
tidak sama sekali.Kali ini admin Info Terbaru Bulan Ini mau share spesial harga Demam Vicky untuk anda yang ingin mengetahui issue terbaru Oktober 2013. Kumpulan Berita dan informasi ini tidak lain hanyalah untuk hiburan Terbaru Bulan Ini.
Biasanya yang ditirukan adalah gaya bahasa Vicky –mantan tunangan
artis dangdut Zaskia Gotik- yang sok akademis. Seperti statusisasi hati,
legal ekonomi ataupun kudeta cinta.
Namun hal itu sebenarnya bukanlah sebagai pembenar dari kalimat yang
dikeluarkan Vicky, melainkan justru memperolok sok pintarnya si Vicky
yang belakangan dicap publik sebagai penipu karena berbagai dugaan kasus
tindak kriminalnya (penipuan).
Demam Vickynisasi yang mengusung gaya bahasa ala Vikcy Prasetyo mantan
tunangan Zaskia Gotik dinilai banyak pihak merupakan gaya bahasa yang
amburadul namun menggelikan. Pakar bahasa, psikolog hingga selebritis
pun bicara seputar Vicky Prasetyo.
Pernyataan Vicky saat menggelar keterangan pers bersama Zaskia Gotik:
“Dengan adanya hubungan ini. Bukan mempertakut, bukan mempersuram statusisasi kemakmuran keluarga dia, tapi menjadi confident.”
Kedua yakni kesalahan kolokasi atau sanding kata. “Misalnya kata
‘Konspirasi Kemakmuran’, itu sandingan katanya tidak tepat,” beber
Totok.
Pernyataan Vicky saat menggelar keterangan pers bersama Zaskia Gotik:
“Di usiaku ini, twenty nine my age, aku masih merindukan
apresiasi karena basically, aku senang musik, walaupun kontroversi hati
aku lebih menyudutkan kepada konspirasi kemakmuran yang kita pilih ya.”
Ketiga, tata bahasa yang dilanggar yakni urutan kata. Urutan kata ini
memegang hukum Diterangkan Menerangkan atau DM. “Contohnya, ‘Labil
Ekonomi’, itu salah. Kata sifat itu seharusnya berada di belakang kata
benda. Misal, Gadis Cantik bukan Cantik Gadis,” papar Totok.
Pernyataan Vicky saat menggelar keterangan pers bersama Zaskia Gotik:
“Tapi, kita harus bisa mensiasati kecerdasan itu untuk labil ekonomi kita tetap lebih baik dan aku sangat bangga…”
Terakhir, pelanggaran kata yang dilakukan Vicky yakni menyalahi
struktur sintaksis dan semantis. “Terutama yang dalam video kampanye
bahasa Inggris. Itu struktur bahasa Inggrisnya campur-campur dan
bolak-balik,” ujar Totok sambil tertawa kecil.
Kampanye Vicky saat akan kampanye Lurah:
“My name is Hendrianto, I am froms the birthday in Karang Asih, Karang Asih City”
Menurut psikolog, bila dilihat dari bahasa yang digunakan, Vicky bisa dikategorikan pembohong.
Menurut Psikolog Klinis Psikolog Klinis dari Universitas Sanata
Dharma, Yogyakarta, Heri Widodo, M.Psi, orang yang manipulatif sering
menggunakan permainan (game) untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.
Orang manipulatif memiliki kecenderungan tidak adaptif.
“Bahasa termasuk salah satu bagian. Menurut saya orang tipe ini akan berusaha tampil lebih baik,” ujar Heri.
Sementara itu mantan presenter Jeremy Teti menilai Vicky merupakan orang yang cerdas. Hal itu dikatakan Jeremy saat ditemui reporter di Gedung Trans TV, Jakarta Selatan. Jeremy menilai Vicky cerdas karena terbukti bisa membuat banyak orang ‘terhipnotis’.
“Karena dia bisa menipu banyak orang. Orang tertipu, terpana,
terhipnotis. Jadi ya menurut saya dia kaya memiliki banyak kosakata.
Terekam, sebuah kalimat karya, nggak penting nyambung nggaknya,” ungkap
Jeremy.
Demikianlah info mengenai Demam Vicky Menjadi Topik Terheboh Oktober 2013. Jika dirasa informasi ini bermanfaat, silahkan tinggalkan komentar atau sobat bagikan ke situs jaringan sosial.




Tulis Komentar Kamu dibawah, pilih Name/URL atau pilih Anonymous.
2 Komentar untuk "Demam Vicky Menjadi Topik Terheboh Oktober 2013"March 19, 2015 at 1:14 PM
mantap infonya
semoga bermanfaat bagi banyak org
thanks ya
March 25, 2015 at 10:44 AM
menarik banget info nya gan
terimakasih sudah berbagi info nya
Post a Comment